UPT SMP Negeri 4 Pringsewu terus mengembangkan berbagai upaya untuk membangun lingkungan pendidikan yang kondusif, berkarakter, disiplin, dan mendorong prestasi peserta didik. Salah satu inovasi yang diperkenalkan kepada siswa pada tahun ajaran baru 2026-2027 adalah KANCIL SPENPAT, sebuah buku saku digital yang dirancang untuk mengawal nilai, mencatat insiden, serta menyediakan laporan perkembangan siswa secara transparan.

Pengenalan KANCIL SPENPAT disampaikan oleh Rakhmat Saleh, S.Pd., selaku Pemateri sekaligus Pembina OSIS UPT SMPN 4 Pringsewu. Inovasi ini menjadi salah satu sarana yang diperkenalkan kepada peserta didik agar sejak awal memahami pentingnya karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan prestasi dalam kehidupan sekolah.

KANCIL SPENPAT dirancang sebagai sistem yang membantu sekolah memantau perkembangan karakter, kedisiplinan, serta pencapaian siswa secara lebih terstruktur. Sistem tersebut memiliki tiga fungsi utama, yaitu Kawal Nilai, Catat Insiden, dan Laporan. Melalui fungsi Kawal Nilai, perkembangan nilai karakter, kedisiplinan, dan pencapaian akademik siswa dapat dipantau secara konsisten. Sementara itu, fungsi Catat Insiden digunakan untuk mencatat berbagai aksi positif, prestasi yang membanggakan, maupun evaluasi apabila terjadi pelanggaran tata tertib sekolah. Adapun fungsi Laporan memungkinkan tersedianya informasi perkembangan siswa secara terbuka, cepat, dan transparan kepada pihak sekolah maupun orang tua. Dengan konsep tersebut, KANCIL SPENPAT diarahkan tidak hanya sebagai instrumen pengawasan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan. Siswa diharapkan dapat memahami bahwa perilaku positif dan prestasi merupakan bagian penting dalam perjalanan mereka sebagai peserta didik.

Salah satu konsep utama KANCIL SPENPAT adalah sistem poin. Setiap siswa memperoleh modal awal 100 poin ketika mulai memasuki UPT SMPN 4 Pringsewu. Modal tersebut menjadi poin awal yang harus dijaga. Siswa memiliki kesempatan untuk mempertahankan bahkan menambah poin melalui berbagai tindakan positif dan prestasi. Sebaliknya, apabila siswa melakukan pelanggaran terhadap tata tertib sekolah, poin dapat berkurang sesuai dengan bobot atau tingkat pelanggaran yang dilakukan.

KANCIL SPENPAT dirancang dengan melibatkan berbagai unsur dalam lingkungan pendidikan. Bagi guru dan karyawan, sistem ini memudahkan proses pemantauan serta pencatatan insiden positif maupun negatif dan pemberian poin secara lebih cepat dan objektif. Bagi siswa, KANCIL SPENPAT memberikan kesempatan untuk mengetahui perolehan poin secara mandiri. Informasi tersebut dapat menjadi bahan refleksi sekaligus motivasi untuk terus memperbaiki diri. Sementara bagi orang tua, laporan yang tersedia dapat menjadi sarana untuk ikut mengawal perkembangan karakter dan perilaku anak dari rumah. Dengan demikian, pembinaan siswa diharapkan dapat berlangsung secara lebih terintegrasi antara sekolah dan keluarga.

Di bawah kepemimpinan Antonius Widi Asmoro, S.Pd., M.Si., selaku Kepala UPT SMPN 4 Pringsewu, penguatan karakter, kedisiplinan, dan prestasi menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan siswa. Kehadiran KANCIL SPENPAT diarahkan untuk mendukung terciptanya ekosistem belajar yang tenang, nyaman, saling menghargai, dan bebas gangguan. Sistem ini juga diharapkan membantu membentuk siswa yang jujur, santun, berbudi luhur, serta memiliki kedisiplinan yang tumbuh dari kesadaran diri. Melalui inovasi tersebut, UPT SMPN 4 Pringsewu mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama membangun budaya sekolah yang kondusif, berkarakter, disiplin, dan berorientasi pada prestasi.

By SULISTY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *