UPT SMP Negeri 4 Pringsewu pada Rabu 13 Mei 2026 menerima kunjungan UPT SD Negeri 1 Banyumas sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Pringsewu Tahun 2025. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai persiapan mengikuti penilaian Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2026.

Sumiyati,S.Pd.SD. selaku kepala UPT SD Negeri 1 Banyumas menyampaikan harapannya untuk dapat menimba ilmu dan pengalaman dari UPT SMP Negeri 4 Pringsewu yang sudah meraih Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2025. Kunjungan tersebut disambut baik oleh Antonius Widi Asmoro,S.Pd.,M.Si. selaku kepala UPT SMP Negeri 4 Pringsewu dan tim. Momen tersebut menjadi ajang belajar bersama untuk terus bisa menjalankan program sebagai sekolah Adiwiyata.

Antonius Widi Asmoro,S.Pd.,M.Si. mengatakan bahwa pentingnya mendokumentasikan setiap kegiatan pada program Adiwiyata. Sekalipun semua kegiatan dilaksanakan dan berjalan baik, tetapi jika tidak didokumentasikan maka akan membuat nol pada penilaian yang menggunakan aplikasi SIDIA.


Rombongan UPT SD Negeri 1 Banyumas yang terdiri dari 15 orang guru dan TAS berkesempatan berkeliling melihat langsung kegiatan yang ada di UPT SMP Negeri 4 Pringsewu. Dari mulai proses pembibitan tanaman, greenhouse, apotek hidup, kantin, dan pengelolaan sampah baik organik maupun anorganik. UPT SD Negeri 1 Banyumas sangat tertarik pada proses pengelolaan sampah terutama sampah organik dalam pembuatan produk “Rindu Alam” yaitu Sacita (Sabun Cuci Tangan), pembersih lantai, POC dan POP.


Pada kesempatan itu Nurhayati, M.Pd. menjelasan proses pembuatan hasil olahan sampah organik dan mengajak melihat secara langsung proses pembuatan ecoenzim sampai menjadi produk Rindu Alam di laboratorium IPA . Para guru UPT SD Negeri 1 Banyumas tampak antusias menyimak penjelasan tersebut, dan beberapa di antaranya mencoba produknya dengan membeli produk “Rindu Alam”.

